HARI 3, 18 NOVEMBER 2011

09.00 – 20.00

REGISTRASI:
Melia Bali, Villas and Spa Resort
Nusa Dua - Bali INDONESIA
Tel: (62) 361 771510 - Fax: (62) 361 771362
RE-REGISTRASI**:
The Westin Resort Nusa Dua, Bali
Nusa Dua - Bali INDONESIA
Phone: (62)(361) 771906 - Fax: (62)(361) 771908

* Registrasi dan Re-Registrasi untuk semua delegasi akan dibuka dari tanggal 15 November 2011
** Untuk delegasi ASEAN Business and Investment Summit yang sudah melakukan registrasi dan untuk pengambilan ID badge

09.00 – 09.30

OUTWARD BOUND: STRENGTHENING PARTNERSHIPS AMIDST UNCERTAINTY

Diskusi Umum:
Hari 3 bertujuan untuk mengeksplorasi ‘pendekatan ke luar’ ASEAN dari sudut pandang bisnis dan investasi. Sesi pembukaan ini akan mendiskusikan secara mendalam pentingnya pengembangan berkelanjutan dalam hubungan investasi/bisnis kawasan ASEAN dengan mitra dialog untuk mempercepat pembangunan dalam bidang seperti keamanan pangan, perubahan iklim, keterhubungan, UKM, dan pengembangan kewirausahaan.

Dilatarbelakangi oleh kejatuhan ekonomi lain yang dihadapi Amerika Serikat dan Eropa, hari terakhir ASEAN-BIS ini akan berfokus pada bertumbuhnya peran ASEAN dalam masyarakat global.

CERAMAH INTI: H.E. BAN KI-MOON, SEKRETARIS JENDERAL PERSATUAN BANGSA-BANGSA (PBB)
Ketua: H.E. Dr. SokSiphana, Penasihat of the Royal Government of Cambodia

Tempat: Nusantara Room, BICC

09.30 – 10.45

ASEAN-REPUBLIC OF KOREA (ROK)

Latar Belakang:
ROK diberi status Mitra Dialog secara penuh oleh ASEAN pada bulan Juli 1991.

Dibandingkan dengan penurunan sebesar 22.6% dalam perdagangan global di tahun 2009, jumlah perdagangan antar ASEAN dan ROK menunjukkan performa kuat pada tahun 2009 dengan menunjukkan sedikit penurunan sebesar 4.5% dari tahun sebelumnya, mencapai level USD 74.7 miliar dari USD 78.3 miliar di tahun 2008.

Total perdagangan antar ASEAN dan ROK pada tahun 2009 jauh lebih tinggi daripada masa sebelum krisis, yaitu sebesar USD 61.2 miliar pada tahun 2007. Jumlah arus foreign direct investment (FDI) atau investasi asing langsung dari ROK menurun sebanyak 10.21 persen di tahun 2009 dengan ASEAN menerima sejumlah besar FDI sebanyak USD 1.4 miliar tahun lalu.

Tujuan:
Untuk menyoroti kesempatan bisnis di antara dua kawasan

Moderator:
Meidyatama Suryodiningrat, Chief Editor Jakarta Post

Panelis:
  1. Baek, Sung‐Kwan, Executive Vice President of POSCO
  2. Jae Bum Park, Vice President, ASEAN-Indo Marketing & Sales Division of Hankook Tire co.,ltd.
  3. Kwangyul Peck, Korindo Group Advisor
  4. Jongkie D. Sugiarto, Presiden DirekturPT Hyundai Indonesia Motor
Tempat: Nusantara Room, BICC

10.45 – 12.00

ASEAN-JAPAN

Latar Belakang:
Perjanjian Kerangka Kerja dalam Bidang Ekonomi Komprehensif di antara ASEAN dan Jepang ditandatangani pada tanggal 08 Oktober 2003 di Bali, Indonesia. ASEAN dan para pemimpin Jepang didorong untuk mendukung pengembangan ASEAN Master Plan dalam hal Keterhubungan dan dana pembangunan infrastruktur untuk ASEAN.

Hubungan di antara dua pihak telah bertambah dalam, serta kerja sama ekonomi terus meningkat. Jepang adalah satu mitra dagang penting bagi ASEAN, dengan jumlah perdagangan di antara keduanya melebihi US$ 160 miliar pada tahun 2009. Jepang telah menjadi salah satu top investor di ASEAN, dengan nilai hampir US$ 6 miliar di tahun yang sama.

Tujuan:
Untuk menyoroti kesempatan bisnis di antara dua kawasan di tengah-tengah masa pemulihan Jepang dari bencana alam tahun 2010.

Ceramah Inti:
H.E. Yukio Edano, Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang

Moderator:
Chew Seng Kok, Managing Partner of Zaid Ibrahim & Co.

Panelis:
  1. Setsuo Iuchi, Presiden JETRO Thailand dan Southeast Asia
  2. Suparno Djasmin, Deputi Direktur PT Astra International Tbk
  3. Karen Agustiawan, Presiden Direktur Pertamina
  4. Arifin Panigoro, Pendiri Medco Group

Tempat: Nusantara Room, BICC

12.00 -12.10 CERAMAH INTI:
H.E. YOSHIHIKO NODA, PERDANA MENTERI JEPANG
Tempat: Nusantara Room, BICC
12.10 -13.30 JAMUAN MAKAN SIANG
Tempat: Nusa Indah Hall, BICC

13.30 – 14.45

ASEAN-US

Latar Belakang:
Bagi AS, ASEAN telah menjadi salah satu pasar ekspor dengan pertumbuhuan pesat. Jumlah perdagangan di antara ASEAN dan AS meningkat dari US$ 135 miliar di tahun 2004 menjadi lebih dari US$ 149 miliar di tahun 2009. Sedangkan untuk foreign direct investment (FDI), arus masuk dari AS ke Negara Anggota ASEAN sebesar US$ 3.3 miliar di tahun 2009, dengan 8.5% FDI di dalam kawasan. Jumlah FDI dalam ASEAN sejak tahun 2007 hingga 2009 adalah US$ 16.5miliar. Dalam periode yang sama, jumlah kedatangan wisatawan ke ASEAN dari AS sebanyak 7.1 miliar.

Tujuan:
Untuk menyoroti kesempatan bisnis di antara dua kawasan dengan fokus pada alih teknologi dari AS ke Negara Anggota ASEAN.

Ceramah Inti:
H.E. Hillary Rodham Clinton, Sekretaris Negara Amerika Serikat

Moderator:
Kate Lamb, Jurnalis of Voice of America (VoA)

Panelis:
  1. Jean-Philippe Courtois, Presiden Microsoft International
  2. Ralph L. Boyce, Presiden Boeing South East Asia
  3. Peter F. Gontha, Wakil Ketua Kamar Dagang dan industri Indonesian (KADIN)
  4. Teresita Sy-Coson, Chairperson Banco de Oro

Tempat: Nusantara Room, BICC

14.45 – 16.00

ASEAN-INDIA

Latar Belakang:
Hubungan dialog ASEAN-India tumbuh pesat sejak dibentuknya kemitraan dialog sektoral pada tahun 1992 yang akhirnya berkembang menjadi mitra dialog secara penuh pada bulan Desember 1995. Perjanjian TIG ASEAN-India dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2010. Penandatanganan Perjanjian Perdagangan Barang-Barang ASEAN-India membuka jalan untuk terciptanya salah satu FTA (Area Pasar Bebas) terbesar di dunia – sebuah pasar yang diikuti oleh hampir 1.8 miliar penduduk dengan jumlah gabungan GDP sebesar US$ 2.8 triliun. ASEAN-India FTA akan membebaskan tarif terhadap 90 persen produk-produk yang diperdagangkan di antara dua kawasan dinamis ini, termasuk yang disebut “produk-produk spesial,” seperti minyak kelapa sawit (mentah dan sulingan), kopi, teh hitam dan lada. Tarif terhadap lebih dari 4,000 lini produk akan dihapus sebelum tahun 2016, paling cepat.

ASEAN dan India juga bekerjasama dalam mengembangkan sektor swasta dengan diaktifkannya kembali ASEAN-India Business Council (AIBC) dan meningkatkan partisipasi dari Federation of Indian Chambers of Commerce and Industry (FICCI).

Tujuan:
Untuk menyoroti dan mengeksplorasi kesempatan bisnis di antara Negara Anggota ASEAN dan India

Moderator:
Dato’ Syed Amin, Chair of ASEAN-BAC Malaysia Chapter

Panelis:
  1. Dato’ Noharuddin Nordin, CEO Malaysian Investment Development Authority (MIDA)
  2. Dr Ganesan Natarajan, Presiden & CEO, Ennore Coke Ltd.
  3. Tom Aaker, CEO Standard Chartered Indonesia

Venue: Nusantara Room, BICC

16.00 – 17.15

ASEAN-AUSTRALIA

Latar Belakang:
Sebagai Mitra Dialog pertama, Australia mempunyai hubungan panjang dan dalam dengan ASEAN, mencakup kerja sama dalam berbagai bidang termasuk keamanan, kebudayaan, perdagangan, pendidikan, dan pembangunan.

ASEAN adalah salah satu mitra dagang utama Australia, dengan porsi sebesar 15 persen dalam perdagangan Australia, berjumlah total A$ 80 miliar pada tahun 2010. Namun kebalikannya, hubungan investasi Australia dengan ASEAN tidaklah besar, dengan ASEAN hanya mendapat porsi sebesar tiga persen dari total investasi Australia pada tahun 2010.

ASEAN-Australia-New Zealand (AANZFTA) ditandatangani pada tanggal 27 Februari 2009, dan mulai dilaksanakan oleh negara penandatangan pada tanggal 1 Januari 2010. Sekarang AANZFTA telah dilaksanakan oleh para negara penandatangan, kecuali Indonesia. Dengan mencakup 620 juta jiwa dan gabungan GDP sebesar A$ 3.5 triliun, AANZFTA adalah FTA terbesar yang pernah dimasuki oleh Australia, dan FTA paling komprehensif yang pernah ditandatangani oleh ASEAN. AANZFTA menyediakan platform yang solid untuk memperkuat dan memperdalam hubungan ekonomi di antara Australia dan ASEAN.

Tujuan:
Untuk mengeksplorasi potensi pertumbuhan dalam hubungan perdagangan dan investasi serta untuk mendorong bisnis agar memanfaatkan kesempatan yang ada.

Ceramah Inti:
The Hon. Dr. Craig Emerson MP, Menteri Perdagangan Australia

Moderator:
Karen Tso, CNBC Asia

Panelis:
  1. Alex Thursby, CEO Asia Pacific, Europe & America, ANZ Bank
  2. Tanri Abeng, President Commisioner of Alcatel Indonesia
Tempat: Nusantara Room, BICC

17.15 – 17.25

CERAMAH INTI:
THE HON. JULIA GILLARD MP, PERDANA MENTERI AUSTRALIA
Tempat: Nusantara Room, BICC

17.25 – 17.30 PIDATO PENUTUPAN: H.E. GITA WIRJAWAN, MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA

Penyelenggara

Badan Pendukung

Sponsor Pendukung

Sponsor Acara Pendukung

Media Pendukung